Pajangan/Pandak Bantul – Menyambut Tahun Pelajaran Baru 2023/2024, MTs Al-Falaah Pandak mengadakan Sosialisasi Kepalangmerahan dari PMI Kabupaten Bantul. Sebagai bekal awal bagi para peserta didik baru tentunya, yang mana dalam hal ini masih banyak yang belum faham dan mengerti bagaimana cara pandang mereka ketika melihat dan atau mendengar dari kata apa itu PMI?
Kegiatan yang diselenggarakan dua hari (dua sesi) ini dilaksanakan dengan mempertimbangkan kondisi di lapangan, dimana siswa-siswi MTs Al Falaah ini terbagi menjadi dua tempat (gedung-asrama) nya, yakni di Kedung untuk komplek putra yang dilaksanakan pada hari Selasa, 25 Juli 2023 dan Kauman untuk komplek putri yang dilaksanakan pada hari Rabu, 26 Juli 2023. Masing-masing sesi dilaksanakan pada waktu setelah kegiatan belajar pondok sore (madrasah diniyah) pukul 16.00 WIB hingga pukul 17.15 WIB.
Kegiatan ini diawali dengan pembukaan yang dipandu oleh masterof ceremony (MC), pembacaan do’a dan kafaratul majlis kemudian memperkenalkan pemateri (narasumber) yakni ibu Yanti dari PMI Kabupaten Bantul, dan arahan dari wakil kepala bidang Kesiswaan. Dalam sambutannya wakil kepala bidang Kesiswaan ibu Candra Dewi Sustyawati, S.Pd.Si mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada narasumber yang sudah meluang-kan waktunya untuk berbagi bersama siswa-siswi MTs Al Falaah Pandak dan apresiasi terima kasih yang sama ditujukan kepada siswa putra maupun siswa putri yang sudah menyempatkan hadir semuanya untuk mengikuti kegiatan Sosialisasi Kepalangmerahan PMI ini dari awal hingga akhir kegiatan.
Baik komplek putra maupun komplek putri, kegiatan ini berjalan dengan lancar tanpa suatu hambatan apapun. Antusiasme para peserta didik sangat kental dan kentara dalam komunikasi dan interaksi yang berlangsung, terlebih pada sesi tanya jawabnya dan lebih antusiasnya terlihat pada sesi praktik menolong korban. Sebelumnya, kegiatan sosialisasi ini dimulai dengan perkenalan instansi dari pemateri/narasumber, dimana masih banyak para siswa/siswi belum mengetahui apa itu PMI? Sepengetahuan para peserta didik, PMI hanyalah bagian dari rumah sakit yang menolong orang mati atau kecelakaan. Namun pada penjabaran materi pengenalan PMI itu jauh lebih luas, tidak hanya membantu korban kecelakaan, namun juga misal pada penyaluran bantuan air bersih dan sanitasi, bantaun pertolongan pada bencana alam, penjagaan kerusuhan dan atau demonstrasi atau misalnya di Pondok Pesantren Al-Imdad sendiri yang beberapa waktu lalu yang sempat mengalami kekurangan air bersih, maka PMI Kabupaten Bantul juga ikut andil dalam penyaluran dan distribusi air bersih.
Selain daripada itu, Sosialisasi Kepalangmerahan ini juga menekankan pada nilai-nilai religiusitas and society dalam menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) di dalam lingkungan pondok pesantren, mengingat siswa-siswi MTs Al Falaah Pandak ini juga sebagai santriwan dan santriwati dalam lingkungan pondok pesantren. Dimana diharapkan para siswa dan siswi ini bisa menerapkan pola hidup untuk bersih dan kebersihan lingkungan pondok, asrama tempat tidur terlebih kebersihan pada diri sendiri. Adapun penekanan pemateri pada sesi tanya jawab interaktif yang terjalin lebih, ditekankan pada simulasi praktik, bagaimana penanganan-penanganan pertolongan pertama pada cidera yang sering terjadi di pondok pesantren, misalnya pada kecelakaan di dapur atau pada saat gotong royong bersama yang mengakibatkan luka benda tajam maupun luka benda tumpul. Sehingga adanya Sosialisasi Kepalangmerahan ini bisa menjadi bekal awal dan bekal pemula bagi siswa-siswi yang berada di lingkungan pondok pesantren agar bisa tepat dan akurat sesuai medis ketika melakukan penangan pada kecelakaan yang terjadi di sekitar mereka. (red./AZ)





