Bantul, 10 Juli 2023 – Keberlangsungan dari keterlaksanaannya proses kegiatan belajar mengajar yang maksimal dapat dicapai dengan adanya acuan dan atau pedoman bagi setiap guru dan tenaga kependidikan dalam menjalankan setiap proses pembelajaran yang berlangsung dari suatu lembaga. Maka dalam hal ini, sudah menjadi kewajiban pula bagi MTs Al-Falaah Pandak PP. Al-Imdad Bantul dalam menyusun kurikulum yang berbasis pada lingkungan kepesantrenan yang dalam hal ini berada di bawah Lembaga Pendidikan (LP).
Ma’arif dan juga di naungan Yayasan Pondok Pesantren Al-Imdad Bantul. Penyusunan kurikulum yang dimaksud yaitu dengan disusunnya dua kurikulum yang akan dijalankan pada satu tahun ajaran baru di semester gasal ini Tahun Pelajaran 2023/2024 adalah Kurikulum 2013 (Kurtilas) dan Kurikulum Merdeka (KurMer), dimana dalam pelaksanaan dan implementasinya dijadwalkan akan diterapkan pada jenjang satuan kelas VII untuk Kurikulum Merdeka dan kelas VIII-IX masih menggunakan pada Kurikulum 2013. Penyusunan program dari implementasi Kurikulum ini sudah menjadi kewajiban secara administrative dan tanggung jawab MTs Al-Falaah Pandak dalam menunjang capaian dan proses belajar mengajar mengajar seluruh peserta didik yang berdiferensiasi dan berorentasikan pada hasil, maka dilaksanakanlah Uji Publik Kurikulum yang diselenggarakan dengan melibatkan unsur-unsur terlibat pada jabatan-jabatan setingkat diantaranya Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantul bapak Ahmad Musyadad, S.Ag., M.S.I, Pengawas Madrasah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantul ibu Etyk Nurhayati, S.Ag., M.Pd, Ketua LP Ma’arif NU Kabupaten Bantul bapak H. Nadhif, S.Ag., M.SI, Direktur Pendidikan Pondok Pesantren Al-Imdad yang dalam hal ini diwakilkan oleh Praktisi dan Pemerhati Pendidikan Kelembagaan yakni bapak H. Ahmad Murod, S.Ag., Komite Madrasah yang diwakilkan oleh bapak Nurul Huda, S.Ag., perwakilan wali siswa oleh bapak Hanafi, S.IP dan perwakilan tokoh masyarakat dalam ruang lingkup dusun Wijirejo Pandak, seluruh bapak dan ibu guru pengajar dan tenaga kependidikan serta perwakilan siswa/siswi MTs Al-Falaah Pandak.
Kegiatan yang berlangsung di aula MTs ini diawali dengan pembukaan oleh master of ceremonial (MC) oleh ibu Hardiyanti Kusrini, S.Pd., salam sapa pembuka yang disampaikan kepada forum kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia dan Shubhanul Waton, selanjutnya acara dilanjutkan dengan sambutan-sambutan, yang diawali oleh sambutan Ibu Kepala Madrasah ibu Hj. Ashlihatul Lathifah, S.Ag., M.SI, dengan penuh harap kepada semua unsur yang terlibat dalam rapat Uji Publik Kurikulum ini diharapkan mampu dimanifestasikan dan diimplementasikan dalam waktu periode Tahun Ajaran 2023/2024 mendatang, mengingat terlebih pada kurikulum baru yang akan diterapkan, sehingga saran dan masukkan dari seluruh peserta yang hadir terlebih kepada bapak Kasi Dikmad, ibu Pengawas Madrasah, Ketua Lembaga Pendidikan Ma’arif, Direktur Pendidikan dan Praktisi dan Pemerhati Kelembagaan pada Yayasan PP. Al-Imdad, Komite Madrasah, Perwakilan Wali Siswa dan Unsur Tokoh Masyarakat di lingkungan sekitar madrasah, seluruh bapak dan ibu guru pengampu kelas tujuh terutama dan perwakilan para siswa sangat diharapkan demi kesempurnaan kurikulum yang akan dilaksanakan dan untuk seterusnya bersama-sama kita kawal agar proses pembelajaran yang akan dan sudah dijalankan selama ini menjadi lebih baik lagi dari tahun-tahun sebelumnya. Mengingat pula karena pada Tahun Pelajaran tahun ini MTs kita Al-Falaah Pandak akan menerapkan Kurikulum Merdeka, yang kemungkinan dalam praktiknya nanti ada kendala dan kerepotan dan atau mungkin ada kesulitan agar bisa menjadi evaluasi bersama di kemudian hari.
Acara selanjutnya disampaikan oleh wakil kepala (Waka) bidang Kurikulum yang dalam hal ini disampaikan oleh ibu Ulfah Lathifah, S.Pd.SI, setelah melakukan presentasi terkait tema yang diangkat yakni Uji Publik Kurikum pada tingkat satuan pendidikan (KTSP) dan kurikulum operasional madrasah (KOM) MTs Al-Falaah Pandak Tahun Pelajaran 2023/2024. Dalam hal ini disampaikan secara garis besar nya adalah pada landasan hukum bagaimana kurikulum ini akan diterapkan, melalui tahapan harus bagaimana proses pembelajaran sebaiknya berjalan di kelas dan di luar kelas dan bagaimana orientasi hasil yang diharapkan dari proses pembelajaran yang sudah berjalan. Pada kesempatan ini masukkan dan saran disampaikan oleh pertama tentunya ibu pengawas madrasah, ibu Etyk Nurhayati, S.Ag., M.Pd, dimana yang pertama beliau sampaikan adalah rasa bangga dan terima kasih serta apresiasi yang setinggi-tingginya kepada MTs Al-Falaah Pandak karena menjadi salah satunya MTs swasta yang sudah melaksanakan Uji Publik Kurikulum Perdana di kabupaten Bantul ini, dan menurut beliau ini Buku Pusaka atau Pedoman yang sudah sangat langkap dan melengkapi dari kurikulum sebelumnya dalam penyusunannya, terutama pada dasar-dasar kurikulum yang diinginkan, terlebih sudah dan akan menerapkan kurikulum merdeka (KurMer) pada semester ini, inilah yang sangat diharapakan dari semua pihak terutama di Pusat, mengingat akan pentingnya kurikulum merdeka ini bagi keberlangsungan sistem pembelajaran mengajar yang lebih mengedepankan hak-hak para peserta didik dalam memperoleh kesempatan merdeka belajar.
Pada satu catatan khusus diantaranya yaitu, agar nanti dalam prosesnya tidak hanya berpatok pada kebiasaan pembelajaran biasanya, namun juga yang menjadi salah satu dasar dan atau pondasi dari penerapan kurikulum merdeka ini adalah pembelajaran yang berdiferensiasi. Yakni pembelajaran yang berpusat pada siswa. Guru hanya mengembangkan pelajaran mereka berdasarkan tingkat pengetahuan, preferensi belajar, dan minat siswa. “..,inilah yang harus sama-sama kita perhatikan nggih bapak-ibu semuanya, sehingga kurikulum ini juga harapannya agar dapat memunculkan karakter-karakter yang unik dari setiap individu peserta didik kita” pungkasnya. Kurikulum ini juga dapat dimaksimalkan agar peserta didik dapat mencapai tugas dan perkembangannya dengan maksimal, dan diharapkan kepada semua stakeholder dapat menentukan target-target yang akan dicapai dan kesepakatan-kesepakatan yang sesuai pula dengan kemampuan kita, terakhir beliau juga berpesan dengan penuh harap agar sekiranya bapak-ibu guru juga menopang skill kemampuan diri masing-masing misal dengan menerbitkan suatu karya dan atau prestasi-prestasi lainnya, agar bisa menjadi teladan dan contoh bagi para peserta didik untuk meniru ketercapaian yang yang diinginkan.
Sambutan sekaligus masukkan dan saran juga disampaikan oleh Ketua LP. Ma’arif Bantul, bapak H. Nadhif, S.Ag., M.SI, dalam kesempatan ini beliau juga menyampaikan rasa bangga dan terima kasih sedalam-dalamnya kepada MTs Al-Falaah Bantul yang menjadi pelopor MTs Swasta salah satunya yang sudah melaksanakan Uji Publik Kurikulum dan akan melaksanakan Implementasi Kurikulum Merdeka pada tahun ajaran ini, sehingga besar harapannya pula agar nanti dapat dimaksimalkan ketika terlaksananya program-program yang ada di rancangan pembelajaran baik proses maupun hasilnya. Harapan keduanya adalah semua kita mengawal dan memiliki kewajiban bukan Cuma hanya membuat administrasi “Kitab Suci” buku pedoman ini (KTSP/KOM) saja, namun juga semua harus memiliki dan berkewajiban untuk mengimplementasikan nya, apresiasi selanjutnya disampaikan setinggi-tingginya kepada Al-Falaah karena masih tetap mempertahankan mata pelajaran ke-NU-an, dimana ini menjadi bukti nyata dan kesungguh-sungguhan nya Al-Falaah yang dimana se-visi dengan Lembaga Pendidikan Ma’arif Bantul yakni dengan mengembangkan sistem pendidikan dan terus berupaya mewujudkan pendidikan yang mandiri dan membudayakan (civilitize). Mandiri yang dimaksudkan yakni dengan adanya mata pelajaran ke-NU-an yang masih dipertahankan guna membangkitkan nilai-nilai (values) budaya dalam tradisi Nahdlatul Ulama.
Melihat situasi perkembangan MTs Al-Falaah Pandak dari tahun ke tahun yang semakin baik, dengan membuktikan diri siap untuk menerapkan Kurikulum Merdeka ini, menjadi nilai dan prestasi tersendiri di mata praktisi dan pemerhati kelembagaan, bapak H. Ahmad Murod, S.Ag., juga sedikit menambahkan apa-apa yang sudah disampaikan oleh ibu pengawas madrasah, ketua LP Ma’arif dan juga yang mewakili kepala seksi bidang Pendidikan madrasah, yang pada dasarnya moment Uji Publik ini seyogyanya dapat sama-sama kita laksanakan dengan maksimal agar tercapainya keseluruhan hal-hal yang sudah dimaksudkan yang sudah dipaparkan. Dan yang juga menjadi garis bawah dari unsur-unsur implementasi KTSP/KOM kurikulum merdeka yang sudah jadi ini, dan sudah disusun ini harus benar-benar dipakai dan diimplementasikan dalam praktiknya. Penyampaian saran dan masukkan yang sama juga disampaikan oleh komite madrasah yang dan perwakilan wali siswa, setelah melaksanakan serangkaian acara ini maka sekaligus menjadi monitoring dan evaluasi Bersama, yakni penekanan pada implementasinya baik yang sudah berjalan maupun yang akan dijalankan pada semester depan agar lebih dimaksimalkan lagi mulai dari system, proses, rancangan pembelajaran dan lain-lainnya agar dapat berjalan dengan lebih baik lagi. (red)….





